Jangan Menua karena Satu Mimpi

Jika kau punya mimpi, maka kejarlah.

Kejar hingga nafasmu tersengal-sengal.

Kejar hingga kulitmu terbalut hitam akibat terik mentari.

Kejar hingga keringat menjadi pembasuh tubuh.

Jika kesemua itu sudah kau lakukan dan tak kunjung kau dapatkan maka, buatlah batasan sampai kapan kau kan menghabiskan waktu untuk mewujudkannya.

Jangan menua hanya karena satu mimpi. Tak ada yang salah jika kau harus berbelok lalu melirik mimpi lain. Karena bisa jadi apa yang kita sangka baik, belum tentu baik menurut Tuhan.

Biarkan ada air mata, lalu Tuhan yang menyeka.

Biarkan ada perih, lalu Tuhan yang mendamaikan.

Jadikan air mata dan perih itu sebagai peluluh hati Tuhan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s