Kenangan

Jika kau ingin selalu dalam pelukan Tuhan, maka buatlah kenangan.
 
Jika kau Ibu, kuatir kehilangan kasih anakmu, maka ciptakanlah banyak kenangan.
 
Jika kau Bapak, masih tak rela anak gadis dipersunting, maka lagi-lagi lukislah kenangan.
 
Saat itu pahit, ia menjelma sebagai momen mengingat Tuhan.
Dan saat itu indah, ia menjelma sebagai pembentuk senyuman.
 
Bisa jadi hari ini kau lupa dengan Tuhan.
Bisa jadi hari ini kau benci dengan seseorang.
Bisa jadi hari ini kau lupa menelpon Ibu.
Bisa jadi hari ini kau lupa nasihat Bapak.
 
Namun, kesemua itu akan sirna sempurna saat kenangan datang dari arah tak terduga.
 
Begitulah fungsi kekal dari sebuah kenangan.
 
Terima kasih, wahai kenangan.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s