#ORMenjawab Terkabul Tidaknya Doa

#ORMenjawab Pertanyaan #7 dari Iefha Riyadhi:
Kenapa Tuhan tidak mengabulkan doa? Dan kenapa masih saja Dia memberikan ujian?

Bersyukurlah bagi kau yang masih menanti-nanti, menerka-nerka kapan doa yang kau panjatkan akan dikabulkan Allah. Karena sesungguhnya ada yang harus lebih dikuatirkan dari itu, yaitu ketika kau sudah tak punya hasrat lagi untuk berdoa. Mau mengutarakan doa ketika malam, mata tak mengizinkan. Mau merayu Tuhan ketika subuh telah datang, selimut masih menghangatkan. Mau berdoa ketika waktu duha, pekerjaan membebani. Mau berdoa ketika selesai solat wajib, dunia selalu mengejar. Urusan dunia, perilaku dosa, dan kesombongan telah menutupi otak agar tak mampu membuat permintaan, membekukan lidah agar tak dapat merangkai kata, dan memberatkan tangan untuk bermunajat. Tak indah… Sungguh tak indah.

Makanya aku katakan padamu Kawan, kau harus bersyukur bila permasalahanmu hanya menunggu jawaban dari doa-doa yang kau panjatkan. Dan itu sederhana sekali, Kawan: kau hanya butuh kesabaran dan pikiran yang selalu positif.

Sabarlah, sesabar Allah menunggumu untuk kembali pada jalan-Nya…
Sabarlah, sesabar Allah menunggumu yang tak kunjung datang di sepertiga malam…
Sabarlah, sesabar Allah menunggumu yang tak kunjung menyebut nama-Nya saat satu doamu dikabulkan-Nya…

Percaya saja jika jalanmu telah benar, tak lagi larut dalam dosa-dosa, sudah memuja-memuji Allah setiap waktu, maka doa itu sesungguhnya pasti terkabul. Hanya saja kita kurang peka seperti apa wujud doa itu dikabulkan.

Kau mengeluh saat kau meminta agar kerja ditempat A namun malah kerja ditempat B. Padahal kau belum tahu rencana cantik yang telah diukir Tuhanmu. Dari perusahaan B itu kau kenal dengan orang yang ibadahnya baik, kenal dengan orang yang sukses membuka usaha, lalu kau belajar menjadi pengusaha. Kemudian darisana kau memberanikan diri membuka usaha. Usahamu tumbuh pesat. Kau bisa menaikkan haji orangtuamu, kau bisa membiayai sekolah adik-adikmu, kau bisa bermanfaat buat sesama, dan terus… Hingga kau menyadari bahwa Allah tak hanya membahagiakanmu dalam waktu yang sesaat, tapi dalam waktu yang berkepanjangan. Itulah Allah, Tuhan kita yang Super duper baik.

Terus-terusan saja berdoa. Tanpa lelah. Nikmati saja waktu-waktu saat menanti doa dikabulkan Allah. Nikmati dengan pertaubatan, kesabaran, pujian, dan pikiran positif.

Dan untuk pertanyaan kau yang terakhir: Kenapa masih saja Allah memberikan ujian? Hmmm… Anak SD yang kecil itu saja masih bersemangat, masih bermain dengan ceria saat sore hari, masih antusias belajar pada malam harinya, masih sempat bermanja-manja dengan bunda dan ayahnya, masih menonton kartun sebelum berangkat ke sekolahnya, saat kemarin gurunya mengumumkan bahwa besok akan ujian. Lah kau yang sudah dewasa, sudah tahu proses kehidupan, sudah punya ilmu, sudah bisa memarahi adikmu agar belajar saat akan ujian, sudah bisa menceramahi orang-orang yang punya masalah, sudah bisa menyentuh telinga kiri dengan tangan kanan dari belakang kepala, masih saja gerutu kenapa Allah memberikan ujian?

Hellooooo…..


Hehhehehe…

“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu” (Al Mukmin:60).

“Berdoalah kepada Allah dalam kondisi engkau yakin doa tersebut diijabah. Ketahuilah bahwa Allah tidak menerima doa yang berasal dari kalbu yang lalai dan alpa.” (HR at-Tirmidzi).

“Ada seseorang yang melakukan perjalanan, rambutnya kusut, pakaiannya lusuh, ia mengangkat tangannya ke langit, ‘Wahai Tuhan..’ sementara makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan nutrisinya dari yang haram. Bagaimana mungkin doanya diterima?!” (HR Muslim).

“Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu’ kepada kami.” (QS. Al Anbiya : 90).
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s