Cerita: Akhirnya Aku Berhijab

Sudah tak diragukan lagi bahwa pembuat cerita yang paling unik adalah Allah. Terkadang ada saja cerita yang lucu dan ada juga cerita yang tak bisa kita logikakan secara akal manusia. Pada tulisan kali ini aku akan menceritakan tentang suatu kisah seorang wanita yang akhirnya membaluti dirinya dengan hijab. Wanita ini telah menikah, memiliki dua anak gadis dan satu orang putra, dan dia bekerja honorer disalah satu instansi pemerintah didaerah Sumatera.

Biasa saja, tak ada yang spesial dari apa yang dia lakukan. Hidupnya selayaknya wanita pekerja pada umumnya. Bekerja pada pagi hari, dan sore harinya menjadi ibu rumah tangga kembali. Sedikit info, wanita yang kesehariannya sangatlah kocak ini telah berulang kali mengikuti tes untuk menjadi pegawai tetap atau Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan berulang kali pula kegagalan menghampirinya. Belum waktunya, itu pikirnya.

Seperti biasa dikala sore hari dia menspesialkan waktunya untuk ketiga anaknya. Sore hari adalah waktu dimana dia bisa bersenda gurau lalu mendengarkan keluh kesah anak-anaknya. Dikala itu ada sesuatu yang beda yang keluar dari mulut salah seorang anaknya. Kalau biasanya seputar sekolah yang diceritakan, tak ada angin tak ada pula hujan anak nomor dua dari wanita ini mengutarakan keinginannya memakai hijab dikesehariannya. Terdiam. Ya wanita itu terdiam. Siapa sangka tak ada mimpi dan tak ada pula tanda, anak yang masih SD itu ingin memakai hijab sedangkan ibunya sendiri belum memakainya.

“Emangnya kenapa tiba-tiba ade ingin pakai hijab?” | “Ga ada apa-apa ma, pengen aja.” | Simple jawabannya, tapi tidak untuk wanita itu. Pernyataan anaknya sangat menghentakkan hatinya. Apa kata orang, anaknya telah berhijab, sedangkan ibunya sendiri belum memakainya. Namun karena keinginan anaknya memakai hijab seperti anak kecil yang meminta dibelikan baju baru dikala lebaran, ngambek kalau tidak dituruti, tak ada jawaban lain selain mengiyakannya.

Perlahan dia ketukang jahit, membuat baju merah putih baru yang berlengan panjang, juga pergi ketoko busana muslim tuk membeli jilbab demi mewujudkan keinginan anak nomor duanya itu. Perlahan juga dia mendengar sindiran walau itu bercanda, tapi dia tahu betul akan maksudnya. Belum juga tergerak, masih saja dia tunda. Pikirnya nanti saja, menunggu siap.

Sehari dia coba memakai hijab. Dihari itu banyak orang bertanya apa dia telah berhijab. Doakan saja, cuma itu yang dia sebut. Padahal hari itu hanyalah hari coba-coba dia memakai hijab ketika mengantarkan anaknya yang sudah mencuri start memakai hijab. Sekali, dua kali dia memakainya, hingga suatu hari dia mengiyakan dengan segala keyakinannya dia akan berhijab tuk selamanya. Subhanallah…

Cerita spesialnya bukan hanya perubahan yang lebih baik untuk dirinya, tapi impian yang dia inginkan selama ini, yang dia telah coba berulang kali namun selalau gagal, terwujud saat beberapa hari dia memutuskan tuk berhijab. Iya, beberapa hari setelah keputusannya itu, dia mendapatkan pengumuman bahwa dirinya ditetapkan menjadi pegawai tetap ditempat dia bekerja. Allah… sungguh indah alur cerita ini.

Teman, coba perhatikan alur ceritanya. Benar bukan bahwa perubahan kecil seseorang akan berpengaruh bagi perubahan orang disekitarnya. Lalu bila sekarang kau termasuk orang yang mengeluh karena situasi dikeluargamu sangatlah tidak indah atau jauh dari Tuhan, maka ubahlah dirimu terlebih dahulu tuk lebih baik dan dekat dengan Tuhan karena kau tahu bahwa perubahan kecilmu akan berdampak besar bagi keluarga bahkan duniamu.

Pesan unik lainnya dari cerita ini adalah cobalah kau bercermin lalu bertanya adakah satu dari impianmu yang sampai detik ini belum terwujud? Bila ada, coba pikirkan lebih jauh, adakah suatu perintah Allah yang belum kau tunaikan? Bila ada tunaikanlah perintah itu, baik perintah tuk kewajiban maupun larangan yang Dia telah tetapkan di Al Qur’an dan sunnah rasul-Nya. Bisa jadi mimpi itu telah didepan mata, tapi menjauh sejauh-jauhnya saat kau belum menjalankan kewajibanmu sebagai hamba-Nya.

Dan lagi coba perhatikan orang-orang yang mengambil keputusan untuk mengikuti apa yang Allah pinta saja, adakah kesedihan didalamnya? Adakah raut muka yang mengerucut tanda tak bahagia? Sungguh tak mungkin ada. Karena memang sudah Allah janjikan siapa yang mengikuti perintah-Nya akan dibahagiakan hidup dan kehidupannya.

Berfikirlah…

(@orirabowo)

Advertisements

7 thoughts on “Cerita: Akhirnya Aku Berhijab

  1. hampir sama dengan cerita tersebut mas ori, hanya saja saya sudah memutuskan untuk berhijab dari saya lulus smp, namun hijab yg saya kenakan belum sepenuhnya syar’i. dan mendekati bulan ramadhan tahun ini saya memutuskan untuk belajar merubah penampilan hijab saya menjadi lebih syar’i dan lebih memperdalam pengetahuan saya mengenai islam dan saya juga ingin sekali menkaji al-quran lebih mendalam. tidak lama dari keputusan saya itu ambil saya mendapatkan rizki dari Allah SWT yang tidak saya duga, saya mendapatkan bonus dari pekerjaan saya dan juga mendapatkan kenaikan gaji. saya bersyukur sekali karena selama 6 bulan terakhir saya memang harus berobat jalan rutin kedokter sehingga perlu tambahan pendapatan. dan alhamdulillah Allah SWT memberikan itu. Segala puji bagi Allah, hanya kepada-Nya lah saya memohon pertolongan

  2. Kak, buka forum buat cerita tentang kisah2 wanita yang akhirnya berhijab dong kak. Pengen cerita juga nih aku hehe

  3. trimakasih mas ori , sudah menyajikan cerita2 inspiratif …semoga bnyak yg trgugah untuk segera brhijab ..amin ya rab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s