Kau adalah Bagaimana Lingkunganmu

Ada sebuah cerita tentang seseorang yang mengidap penyakit kanker yang tak kunjung sembuh. Dia telah mencari berbagai cara agar terbebas dari penyakit itu. Hampir semua rumah sakit dan dokter yang terkenal telah menanganinya. Tapi hasilnya nihil. Sampai pada akhirnya dia dipertemukan dengan seseorang yang juga pernah merasakan sakit kanker itu. Dia diajak kesuatu tempat dimana disana dia bertemu dengan orang-orang yang telah sembuh dari kanker.

Tidak ada namanya obat, terapi, atau tindakan medis disana. Dia hanya melewati hari bersama mereka yang telah terbebas dari penyakit itu. Ajaibnya, setelah setahun bersama, didapati bahwa kanker yang diderita perlahan sembuh. Ketika ditanya dokter apa yang ia lakukan disana, ia hanya menjawab, ” saya hanya tertawa, bercerita, makan, hingga tidur bersama dengan mereka”.

Teman, dari cerita diatas bisa kita simpulkan bahwa hidup kita ini sangat dipengaruhi oleh  lingkungan kita. Bahkan ada satu kata bijak yang mengatakan, “kamu adalah bagaimana lingkunganmu.”

Bila ketika kecil dilingkunganmu, kau terbiasa mendengar azan, lama-kelamaan kau akan sangat sensitif dengan suara azan sekalipun suaranya nyaris tak terdengar. Bila dilingkunganmu dulu terbiasa bersuka ria, bergotong royong dalam kebaikan, ketika kau besar kau akan terbiasa dengan hal itu. Sama halnya ketika lingkunganmu terbiasa dengan menggunjing, saling meremehkan, maksiat dianggap biasa, maka kau pun akan terdidik seperti itu, meski kau tak melakukannya sama sekali.

Aura lingkungan itu sangat mempengaruhi pribadimu. Contoh kecilnya begini, kau berdiri disamping orang yang merokok, lama-kelamaan asapnya akan berimbas pada paru-parumu meski kau tidak merokok. Sama seperti cerita diatas, dengan berkumpul dilingkungan orang-orang yang sembuh dari kanker, ia termotivasi untuk berpositif akan sembuh, meski tidak ada tindakan medis sama sekali.

Hanya ada dua cara tuk tak terpengaruh dari lingkungan yg buruk:

1. Kau mengubahnya menjadi baik.

Bila kau termasuk orang yang mempunyai kapabilitas tuk mengubah seseorang menjadi lebih baik, lakukanlah itu. Awali semuanya darimu. Misal: Saat azan berkumandang, kau langsung kemasjid. Secara tidak langsung kau telah mencontohi mereka dengan tindakan. Dan bila kau ingin bertindak dengan perkataan, anggunkanlah kata-katamu itu. Jangan sama sekali merasa seperti benar, lalu semua orang kau anggap rendah. Bertutur katalah dengan baik, dengan penuh kelembutan agar orang percaya bahwa kau adalah figur yang baik.

2. Kau meninggalkannya.

Yang merasa belum mampu tuk seperti diatas, tak ada jalan lain, tinggalkanlah lingkunganmu itu. Tinggalkan lingkunganmu itu bila kau rasa disana kau malah semakin buruk. Dulunya kau sering solat dimasjid, tapi ketika disana kau malah tak pernah lagi melakukannya. Dulu, hatimu langsung berdetak ketika disebut nama Allah, tapi setelah disana, kau tak menghiraukan itu sama sekali.

Bila lingkunganmu itu adalah tempat kerjamu, ya berhentilah. Berhentilah lalu percaya bahwa langkah pindah dan niat baikmu tak akan luput dimata Allah. Biarkan Allah yang kan mengganti pekerjaanmu dengan yang lebih baik, dengan keadaan dimana kau bisa lebih dekat dengan-Nya.

Teman, berkumpulah dengan orang-orang yang berpositif dalam berpikir, berkumpulah dengan orang-orang yang bisa mengajak kau tuk mengenal sosok Tuhan lebih dekat. Nanti ketika mati akan ada temanmu yang berkata pada Allah, “Ya Rabb, kemana temanku yang dulu pernah solat bersamaku, yang pernah belajar ilmu yang baik denganku. Masukkanlah dia kedalam surga sama seperti aku disini. Agar dia bahagia, agar persahabatan kami abadi disini.”

Subhanallah… indah ya. Semoga kita semua bisa merasakan nuansa surga karena lingkungan yang kita tinggali. aamiin…

Semoga bermanfaat…

(@orirabowo)

Advertisements

2 thoughts on “Kau adalah Bagaimana Lingkunganmu

  1. Subkhanallah mas ori.. Kata – katanya ngena banget dihati, alangkah bahagianya jika kita menjadi orang yang dapat mengubah disekitar kita lebih baik. Terimakasih Sharingnya. Salam sukses 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s