Menabung Pahala

Ingat tidak dulu ketika kecil orang tua kita gemar mengingatkan kita untuk menabung. Mereka membelikan celengan berbentuk ayam, bebek, hello kity, atau apalah, yang menarik anak-anak mereka untuk menabung. Dan biasanya kita menabung dulu karena ada target planning yang ingin kita capai. Misal, ingin membeli mobil-mobilan, boneka, alat masak-masakan, dan sebagainya.

Ketika masa ingin membeli itu muncul, tak jarang kita langsung memenggal kepala si ayam hingga mati hehehe… Maksudku, kita lubangi disalah satu sisinya demi mengambil jeroannya (baca: uang) hehe..

Ketika zaman agak sedikit modern, kita diajarkan orang tua kita untuk menabung dibank. Uangnya si dari orang tua kita, tapi main point yang ingin dicapai oleh orang tua adalah agar anak mereka gemar menabung sedari kecil dan nantinya diharapkan bermanfaat untuk masa depan si anak.

Nah…konsep menabung ini kita transformasikan kedalam konsep menabung pahala. Bila ayam itu sudah penuh isinya, kita akan langsung memenggalnya saat ada yang ingin kita beli. Sama halnya dalam konsep menabung pahala… Begini ceritanya (dibaca dengan nada hostnya kismis 😀 )…

Islam itu adalah satu-satunya agama yang mempermudah umatnya tuk mendapatkan pahala. Kata Allah, kita berbuat baik sebesar biji zahrah saja, kita akan mendapatkan balasan. Artinya, walau kita hanya sekedar niat saja tuk membantu seseorang dihari esok sedang kita masih berada dalam hari ini, ya kita telah mendapatkan pahala, lebih tepatnya pahala niat baiknya.

Bila kita transformasikan niat baik itu kedalam angka, maka hari itu kita telah mendapatkan 1 pahala. Kita berniat baik tuk lusanya, kita mendapatkan 2 pahala, begitu seterusnya. Bila dalam satu bulan kita niatkan akan membantu orang dengan tulus, artinya kita akan mendapatkan 30 pahala, dan dalam setahun kita telah mengantongi sekitar 360 pahala. Ini belum dihitung pahala kita saat solat, bersedekah, solat dhuha, bersilahturahim, bisa bermanfaat bagi orang banyak, solat tahajud, solat witir, solat-solat sunnah lainnya, belum lagi saat kita bisa berjemaah di masjid, bisa solat tepat waktu, bisa jadi muadzinnya, berdzikir sembari menunggu iqamah, dll. Masyallah… banyak sudah pahala yang telah kita kumpulkan dalam 1 hari, 1 bulan, dan 1 tahun. Beruntung ya menjadi umat nabi Muhammad SAW. Semua pahala dengan mudah kita dapatkan.

Sungguh tabungan pahala ini tidak tersimpan didalam tubuhnya ayam seperti kita menabung uang. Pahala ini akan tercatat dengan rapi dicatatan malaikatnya Allah. Lalu bagaimana cara memakai pahala ini seperti kita memakai uang dalam celengan saat kita butuh?.

Pakailah pahala itu sebagai alasan agar doa kita diwujudkan oleh Allah. Pakailah pahala itu sebagai peluluh hatinya Tuhan saat kita meminta sesuatu pada-Nya.

Begini: Ya Rabb, telah banyak kukumpulkan pahala dalam hari ini. Ada yang baru niat saja, ada juga yang sudah aku lakukan. Seperti janjiMu ya Rabb, sekecil apapun amal baik, pasti akan Kau balas. Aku mau itu ya Rabb… aku mau esok aku bisa lulus ujian, dengan nilai yang baik, dengan keridaaan dari-Mu. Kabulkan ya Ya Allah… kan aku sudah beramal baik hari ini. Demi-Mu aku rela hujan-hujanan saat tadi membantu seorang nenek yang hendak menyebrang, lalu setelah itu aku langsung berlari kemasjid saat azan berkumandang, setelahnya aku sisipkan sedikit lembaran uang kedalam kotak infaqnya. Semoga amal baikku Kau terima, dan menjadi alasan tuk Kau kabulkan doaku ini… aamiin.

Teman, perbanyaklah tabungan pahala mu. Walau itu kecil, itu telah menyicil tabunganmu. Nanti, lama-kelamaan pahalamu akan setinggi gunung, akan setinggi langit. Darisana kau bebas meminta pada Allah dengan beralasan pahalamu itu. Sungguh Allah menyukai orang-orang yang beramal baik. Dan sungguh Allah menyukai orang-orang yang meminta dan berharap pada-Nya.

Semoga bermanfaat…

(@orirabowo)

Advertisements

8 thoughts on “Menabung Pahala

  1. Subkhanallah.. Sangat mudah ya mas ori untuk mendapatkan pahala, menabung dengan celengan catatan rapi dari malaikat, dan bisa menjadi alasan dalam meminta kepada Allah apa yang kita inginkan.. Terimakasih sharingnya. Semoga cepat – cepat lulus teknik Industrinya dan ditunggu juga bukunya.. hehe. Salam sukses

  2. Subhanallah. Allah swt. memang luar biasa ya kak 🙂 Bener-bener bersyukur karena udah diizinkan oleh-Nya untuk menikmati keindahan Islam. Pahala aja bisa ditabung :p Mestinya anak-anak ABG skrg tuh baca blog nya kakak ya, biar sadar kalo kewajiban mereka bukan cuma nabung uang, tapi juga nabung pahala. Btw, thanks for reminding us kak. Suka banget baca semua tulisan kakak (y) Keep writing yaa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s