Menunggu Pendamping

IMG_0810 e+dTulisan kali ini aku akan membahas tentang paramater pendamping ideal bagi abangku @lutfichabib . Bukan. Bukan aku seolah menyebarkan namanya agar mendapatkan pendamping, aku menulis karena sudah terlalu banyak yang menginginkannya tuk menjadi pendamping hidupnya. hehehe…

Iya, aku ini bak seorang asisten dalam hidupnya. Kami memang seperti kakak-adik yang tahu satu sama lain. Dia banyak bercerita apa saja kepadaku. Tak heran bila aku tahu semua jadwal sibuknya, tahu akan karakternya, dan juga tahu sosok wanita yang dia suka.

Beliau ini sekarang menempuh S3, program doktor bidang farmasi. Dan aku tahu betul perjuangannya tuk menamatkan S1, S2, hingga mendapatkan beasiswa S3 itu. Dan yang paling kusuka dari cara beliau berjuang adalah beliau selalu melibatkan Allah didalamnya. Setiap masalah datang, yang dihampiri adalah Allah, setiap ada kepahitan hidup, yang didekati juga Allah. Ya beliaulah yang mengajarkanku apa-apa itu harus Allah, baru nanti dipilihkannya manusia yang terbaik tuk membantu masalah kita.

Pernah kami ngobrol lalu aku bertanya, “Mas, kamu ini apalagi yang harus dicari. Semuanya sudah ada. Tinggal nikah aja… Nikah sonooo…”. Dengan lugas dia mengatakan, “Iya, nanti. Emakku baru mengizinkanku menikah jika adikku telah lulus sarjana. Emakku yang melahirkanku, karena doanya aku bisa sekolah hingga S3. Terlalu tak tahu terima kasih bila aku melanggar perkataanya”.

Dia menambahkan, “Orang diluarsana telah banyak salah presepsi tentang menikah. Mereka bilang bila menikah rejeki akan datang, rejeki akan dilipatgandakan. Itu benar, tapi bukan juga dengan melanggar apa yang dikatakan oleh ibu kita. Bila kata ibu sekolah dulu, ya sekolah dulu. Bila kata ibu kerja dulu nak, ya kerja dulu. Suara ibu itu suara Tuhan. Tak mungkin Tuhan tetiba menampakkan diri tuk memberitahu mana yang baik dan buruk. Ya… ibu kitalah  sebagai perwakilannya didunia tuk menyampaikan sesuatu”.

“Iya iya… Jadi gimana sosok wanita ideal yang kamu mau mas?”. | “Emm… ga banyak si. Asal dia penyuka Allah dan mau menyedekahkan semua gajinya, itu sudah cukup. Aku ingin juga dia mengerti aku dan keluargaku. Yang terpenting menerima keadaan ibu bapakku. Satu lagi yaa… aku suka yang anggun dan kalem. hehehehe”.

Obrolan diatas aku simpulkan menjadi seperti ini:

Wanita ideal itu adalah dia penyuka Allah. Lalu mau menyedahkan gajinya demi Allah. Dan satu lagi, kalem dan anggun.

Oya…kau tak akan mendapatkan mendapatkan hatinya, bila kau terasa biasa melihat seorang ibu penjual beras dipasar. Ya, karena ibunya dikampung sana juga sebagai penjual beras. Kau tak akan mendapatkan hatinya, bila kau terasa biasa saat melihat seorang tukang ojeg. Ya, karena bapaknya dikampung sana juga seorang tukang ojeg.

Begitulah kira-kira kesimpulannya. Sungguh tak ada maksud apa-apa. Semoga kita semua bisa memetik suatu ilmu ditulisan ini. Mohon doanya tuk mas @lutfichabib  yang berulang tahun hari ini, 26 Januari 2014. Semoga dipermudah langkahnya mendapatkan pendamping ideal menurutnya, 

dan tentu menurut Allah SWT. aamiin.

Advertisements

13 thoughts on “Menunggu Pendamping

  1. Assalamu’alaikum…. Ri
    “Aamiin Ya Rabbal’alamin”
    Ya, tinggal bersabar, semua indah pada waktunya 🙂
    Salam untuk mas mu iku yo Ri @lutichabib…. “assalamu’alaikum….salam perkenalan dan pertemanan dariku”

  2. Assalamu’alaikum mas Ori…
    Point yang saya ambil pada tulisan ini adalah, mas Lutfhi Chabib sangat patuh terhadap orang tuanya, sungguh luar biasa. Namun jika dilihat dari syarat menikah, mas lutfhi sudah lebih dari cukup untuk melaksanakan sunah Rasul itu, Semoga adiknya cepat2 lulus sarjana dan mas Lutfhi dimudahkan untuk menemukan jodoh yang sesuai dengan kriterianya. Aminn.

  3. subhanallah. mudah-mudahan mas lutfi segera dipertemukan dengan wanita idealnya. aamiin. salam untuk mas lutfi ya, ri. selamat ulang tahun, semoga semua doanya dikabulkan Allah swt.

  4. “Emakku baru mengizinkanku menikah jika adikku telah lulus sarjana. ”

    yg di maksud adik si situ adalah ka ori kan??? nah lohhh.. tanggung jwb kak.. kakak harus kelar sarjana..y,, biar kak lutfi.y cpat nikah..

    😀

  5. Hehehhe, mau dkhitbah eh malah mas ori lebih muda dr saya 😀
    Doa, mendoakan dan minta didoakan, tolong doain sy juga y mas segera bertemu dengan pendamping yang diridhoi Allah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s