Seperti Ratu

Wanita, aku sedih sekali bila kau masih menjuluki dirimu sebagai makhluk yang lemah. Tahukah kau, secara tidak langsung kau telah membiarkan Tuhan bersedih atas julukan yang kau buat itu. Kau ini berpura atau memang tidak tahu bahwa kau sungguh mulia dihadapan Tuhan?.

Kau tahu, namamu sering kali diselipkan Tuhan dalam kitab-Nya. Bahkan Dia membuat khusus satu surat tentangmu, An-Nissa. Dimana didalamnya mengatur tentangmu, agar kau tidak dikecilkan oleh laki-laki.

Kau tahu, islam ini tidak akan pernah seindah ini bila tanpa dirimu. Kenapa? Karena dibalik semangat para pejuang islam terdahulu ada sosok yang meninggikannya, mendoakannya, lalu menguatkannya. Dan itu adalah kalian, wanita. Sama halnya Indonesia ini. Kita tak akan pernah hidup senyaman ini bila tanpa dirimu. Ya, engkaulah penghebat para pejuang lelaki untuk melawan keangkuhan para penjajah zaman dahulu.

Lantas bila setinggi itu kalian dihapadan Tuhan dan para penduduk bumi, kenapa masih saja kau merendahkan dan mau direndahkan?.

Setiap harinya kau masih mau saja diajak oleh lelakimu yang kau cap itu pelindungimu, yang kau cap itu pemuliamu. Padahal kau salah, dialah orang yang merendahkanmu, serendah-rendahnya dari makna rendah itu sendiri. Dengan bensin seharga 6500 kau mau ikut bersamanya, lalu ditemani dengan botol mineral dan sedikit makanan ringan kau pun rela diajak kesuatu tempat. Disana kau disentuh, kau diraba, bahkan tidak sedikit dari kalian merelakan kesucianmu hilang hanya beberapa detik setelah itu. Serendah itu kah dirimu? Masa iya kau lebih rendah dari harga bensin, minuman, dan makanan itu?

Bila iya kau belum separah itu, berhentilah mengumandangkan seribu alasan yang mempositifkan pacaran. Berhentilah kau mencari celah untuk tidak menerima nasihat yang justru malah memuliakanmu.

Sabar. Memang menjadi manusia baik dizaman sekarang itu sulit, tapi juga tidak sesulit itu. Kau harus sabar saat matamu menyaksikan banyak disekelilingmu yang tetap mengiyakan pacaran. Kau harus sabar saat kau masih melihat teman dekatmu dijemput dan seolah diindahkan oleh lelakinya. Sabar itu sulit, maka dari itu ia kan berbuah surga bagi yang melakukannya.

Sekarang, nikmati saja kesendirianmu. Cepat merapat ke Tuhanmu bila hatimu bergejolak untuk diperhatikan lawan jenismu. Cepat biaskan pikiranmu kepikiran yang positif saat kau rasakan rindu yang teramat dalam dari kenangan terdahulu.

Sabar, nanti akan ada masa dimana kau seperti ratu. Saat itu kau seperti duduk disinggasana termulia yang dihiasi permadani yang indah. Lalu perharinya akan ada banyak lelaki baik yang mendatangimu, memohon kau tuk mendampinginya. Dan ketika hari itu kau bebas menolak serta memilih diantara lelaki baik itu yang kan kau jadikan raja bagimu. Indah, sangat indah…

Semoga kau lebih paham untuk apa Tuhan menciptakanmu πŸ™‚

(@orirabowo)

Advertisements

40 thoughts on “Seperti Ratu

  1. subhanallah,.. πŸ™‚ wanita itu seperti ratu elizabet,. yang tidak sembarang orang bisa berjabat tangan dengan nya,..

  2. Nice :’). Kapan2 bikin tulisan soal ungkapan “kebanyakan laki2 takluk oleh 3TA : harta tahta wanita” gimana korelasinya dgn kemuliaan seorang wanita ya mas πŸ™‚

    1. Banyak yg bilang wanita itu racun dunia. Padahal dunia tanpa wanita akan menjadi racun sendiri bagi laki-laki. Wanita dimanapun sangat mulia, hanya saja wanita sendirilah yg menjatuhkan kemuliaannya :))

  3. Jebrett banget !
    Hehehee ..
    Baca blog ini selalu kaya dinasehatin , tp nasehatnyaa emg yg berbobot dan bisa diandalkan .
    Semangat terus untuk berjuang menyadarkan kami para wanita untuk bisa menjadi seorang “ratu” sesungguhnya .
    Semogaa niat tulus mas nya bisa memperlancar jalan keinginan dan cita cita hidup mas nya , barakallah , barakallah . πŸ™‚ πŸ˜€

    1. Hehhee.. Mohon bantu sebarkan ya. Agar makin banyak wanita yg sadar bahwa mereka memang ratu yg patut dimuliakan..

      makasi doanya ya… Semoga kembali bagi yg berdoa aamiin :))

  4. Subhanallah. Bersabarlah, wanita yg baik2 akan mendapatkan lelaki yg baik2 pula dan sebaliknya. Semangat terus utk ori dlm menulis dan smoga slalu diberikan kesehatan ruhaniyah&jasadiyahnya. Aamiin

  5. Puitis..keren..indah.. ^^, tapi sekedar saran: mgkin akan lbih baik kalau isinya lebih padat.. over all, SALUT buat Ori.. πŸ™‚

  6. tak dapat berkata-kata bahkan seolah tak mampu tuk membuka mulut saat kata demi kata yang ku baca, membuat aku merasa beruntung menjadi wanita yang memutuskan untuk berhenti pacaran , thanks

  7. kak, udah baca ini aku jadi keinget sahabatku kak. dia sedang pacaran sekarang, sedih kadang. ingin mengingatkam tapi takut dia tersinggung kak:(

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s