Kapan Cinta Kan Bermuara

Banyak sekali pertanyaan yang menghampiriku tentang hal ini. Sengaja memang aku tak segera menuliskannya. Sungguh ini terlalu sulit, tuk menjawabnya aku butuh banyak referensi, menelaah penomena yang diciptakan Tuhan, dan berdiskusi dengan orang yang kuanggap guru.

Teman, ada dua hal yang sangat misteri didalam hidup ini. Pertama, nasib masa depan kita. Dan kedua, siapa jodoh kita. Keduanya tak bisa kita pastikan, tapi kita bisa mendesain seperti apa bentuknya.

Berbicara masalah jodoh, sungguh tak ada satupun yang tahu kapan dan kemana ia kan bermuara. Lagi-lagi Tuhanlah yang mengatur arus ini. Kita sebagai manusia hanya bisa berusaha. Hanya bisa memposisikan diri sebagai diri yang baik agar mendapatkan yang baik, sesuai dengan hukum aksi-reaksinya Tuhan.

Lalu seperti apa bentuk usaha itu bila pacaran tidak diperbolehkan?

Begini, perluaslah pergaulanmu dalam kebaikan. Bila dalam lingkaran itu kau rasa ada yang pas untukmu, segeralah katakan pada Tuhan bahwa kau mau dia sebagai pendampingmu atau kau mau seperti dialah pendampingmu nanti.

Selama kau belum siap tuk menikah, tahan dulu rasa itu tuk kau ungkapkan. Biarkan kau dan Tuhan yang tahu. Teruslah memantaskan diri, lalu berdoa dengan Tuhan seolah kau yakin dialah yang pas untukmu. Nanti biarkan Tuhan yang mengatur semuanya. Kalau Dia setuju, lihat saja akan ada cara yang tak terduga yang menyatukan kau dengannya. Demikian bila Tuhan tidak setuju kau dengannya.

Bagaimana kita tahu siap atau tidaknya menikah?

Kau bisa lihat ibu dan ayahmu, terkait cara mereka membangun sebuah keluarga. Kalau kau rasa kau telah siap melakukan seperti apa yang ibu atau ayahmu lakukan, ya kau telah siap untuk menikah. Atau kau bisa membaca seperti apa cara rasul kepada istrinya atau sebaliknya. Setelah itu, kau boleh menyuarakan suara hatimu padanya, bahwa kau ingin menikah dengannya.

Bagi lelaki, kabarkan padanya tentang perasaan itu, lalu menyegerakan langkah tuk menemui orang tuanya. Dan bagi perempuan, kau juga boleh mengungkapkannya bila kau mau. Tentu tidak dengan menemuinya apalagi mendatangi orangtuanya. Kau bisa menyatakan dengan teman atau saudaranya, atau bagaimanapun itu asal kau tetap terlihat anggun sebagai wanita yang mulia.

Setelah ada kesepakatan, kalian boleh membicarakan tentang alur pernikahanmu. Tentu tetap dalam koridor yang positif. Yang tidak langsung memeluk, mencium, atau memegangnya. Tetap muliakan dia sebagai perempuan (bagi lelaki), dan tetap posisikan dirimu sebagai kau yang mulia (bagi perempuan).

Sungguh indah ya alur cinta seperti ini…

Bagaimana andai kita telah berharap penuh bahwa dia jodoh kita, tapi dia malah sama yang lain?

Menangis. Ya, menangislah tersedu-sedu. Tapi kau pastikan bahwa tangismu itu diatas sejadah setelah kau menyerahkan diri pada Tuhan. Kau katakan padanya: Tuhan, telah lama aku menantinya, tapi tak kunjung Kau satukan. Emang ada yang lebih baik darinya, Tuhan?. Kalau ada, segera percepat langkah ini menemuinya. Sungguh, aku menyandarkan semuanya padamu.

Sekali lagi, tiada yang tahu kemana cinta kan bermuara. Tetap percaya saja pada kuasanya Tuhan yang diluar batas logika manusia memikirkannya. Jangan terlalu pusing memikirkan jodohmu, perbaiki diri saja, insyallah dia disana juga memperbaiki diri dibawah langit yang sama denganmu.

Semoga bermanfaat…

by: (@orirabowo)

Advertisements

33 thoughts on “Kapan Cinta Kan Bermuara

  1. πŸ™‚ terima kasih ka ori,,smoga kita trmsk yg istiqomah selalu mmperbaiki diri dlm menanti jodoh…semangat!! πŸ™‚

  2. Masya’Allah , thx banget kang ori … Akhirnya tulisan yg sy nnti ada juga.. Ada tulisan yg Nyaris menitikan air mata ngbacanya, . Selalu istiqomah menanti yg namanya jodoh

  3. membacanya sambil dihayati… dan subhanallah naya mnemukan jwbannya skrg, dan tahu apa yg harus dilakukan πŸ™‚ mkasi kak..!!!

  4. Subhanallah kak tulisannya berasa bgt d hati, Insya Allah akan terus memperbaiki diri, agar jodohku d sana juga melakukan yg sama karena aku percaya wanita yg baik untuk laki-laki yg baik . Doain yah kak supaya tetep istiqomah, meskipun terkadang ada aja cobaannya

  5. suka baca blognya. bahasanya ringan dan manis πŸ™‚
    jangan kuatir soal jodoh. saat kita tekun menjaga dan memperbaiki diri, insyaAllah Allah yang mengantarkannya untuk kita dengan cara yang sangat manis *pengalaman pribadi* hehe

  6. subhanallah,aku pernah ngalamin tulisan yg ditulis mas ori, sakit memang saat org yg di idam2kan ternyata memilih org lain,aku minta dijodohkan dgn.a tapi Allah berkata lain,tpi aku berhusnuzhon bahwa diluar sana aku telah disiapkan lelaki yg lebih baik darinya,insyaallah semua akan indah pada waktu.a..aamiin..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s