Demi Orangtuamu

Orangtua. Emmm… siapa didunia ini yang tak cinta pada orangtuanya. Siapa pula yang tak mau orangtuanya ditempatkan pada level teratas sebagai orang paling berpengaruh dalam kehidupannya. Tiada yang bisa menggantikan cintanya, sekalipun kau membelikan semesta untuknya.

Semua orang berlomba-lomba menghormatinya. Berlomba-lomba untuk membaikannya. Tapi sayang,  ada suatu perilaku yang tak disadari yang dapat membebani orangtua, yang dapat menyiksa mereka nantinya.

Untuk wanita misalnya, kalian belum sepenuhnya tulus mencintai orangtua, saat kalian masih saja mengumbar aurat pada dunia. Atau untuk yang berpacaran, kalian pun belum sepenuhnya tulus mencintai orangtua yang membesarkan kalian.

Sadarilah, malaikat akan mencatat seberapa lama kau tak kenakan jilbab atau berpacaran. Dan kalian tahu siapa yang paling dibebani nantinya?. Siapa lagi kalau bukan orangtua.

Ri, orangtuaku biasa-biasa aja tu. Mereka tidak pernah komentar tentang jilbab atau pacaran… Kami pun bukan keluarga yang islami banget, Ri!…

Teman, kalian tahu perjuangan yang paling mulia?. Adalah perjuangan merubah diri sendiri, meski tidak pernah diperintah oleh siapapun. Adalah perjuangan merubah diri sendiri demi orang banyak.

Sungguh indah nanti dialam kubur ada perbincangan orangtua dan Tuhan: Tuhan, kenapa Kau masih memasukkan kami kedalam surga, sedang kami selalu bermaksiat didunia?. Dengan tersenyum Tuhan menjawab, sungguh anakmu-lah dibalik ini semua. Anakmu selalu menjaga aurat, perilaku, dan berdoa untuk kalian. Seketika itu orangtua kita berpelukan, menangis haru tak berdaya. Tak menyangka anak yang dibesarkannya sebagai penyelamat mereka dari alam yang menyiksa,

Subhanallah…

Teman, benarkan kalian cintai orangtua kalian dengan sebenar-benarnya cinta?. Kalau begitu berubahlah,,, demi orangtuamu, orangtua yang mengenalkan kita pada dunia.

“Tuhan, sanggupkan aku mencerna ilmu yang baik dari-Mu. Kuingin dari perubahan kecilku, dapat berdampak besar bagi orang disekelilingku, termasuk orangtuaku. Sungguh aku tak sanggup mendengar tangis mereka dalam dunia atau alam setelah dunia. Jadikanlah perubahanku ini sebagai syarat pengumpul kami semua kedalam surga-Mu nanti, aamiin…

 

Untuk bersilahturahim dengan saya: Follow saya di twitter @orirabowo 🙂

Advertisements

45 thoughts on “Demi Orangtuamu

      1. Kak ori,,gmn caranya ngilangin galau yaa..jujur saja,,saya mengagumi temen kantor saya,,tp kenapa yak,,saya skt hati ya,,ketika temen kantor saya tuw suka ma cewe lain…memang pacaran dilarang,,tp knp yaah..saya skt hati ya kak,,gmn cara ngilangin rasa itu ya kak,,makasii kak orii…

      2. Kamu tau mencintai yg paling baik itu adalah mencintai orang dg berharap pada Allah. Bilang ma Allah, bahwa km suka, dan kalau km jodoh pasti didekatkan, kalo ga ya pasti dijauhkan. Coba ngobrol sm Allah layaknya ngobrol sm teman, dijamin enak, lega, hehe..
        Ga usa sakit hati, lebay, hehhe… Santai ma kalo da diserahkan sm Allah.
        Ttp istiqamah ya… Insyallah Allah kasih jalan 😉

  1. aamiin. beruntung banget aku dilahirkan oleh seorang muslimah yg mendidikku dengan islami pula. karena dari TK pun orangtuaku lebih memilih TK islam untuk anak-anaknya, lalu SD nya pun dilanjut ke MI. jadi Alhamdulillah sejak TK, aku sudah diajarkan untuk memakai kerudung, dan insyaAllah akan terus ku kenakan sampai akhir hayat nanti. aamiin (hehee 🙂 )
    nice post, ri 🙂 like this 🙂

    1. Subhanallah… indah ya. Banyak2 bersyukur ya Astri, kamu tidak perlu membenahi diri dari awal, tinggal ditingkatkan yang baiknya lagi dan teruuuuss…
      monggo disebarluaskan ya Astri, biar banyak yang tahu tentang ilmu ini . Makasi 🙂

  2. Amiiin ya Robbal alamiin
    Terimakasih Kak Ori, tulisannya yg selalu mengingatkan kami semua.
    🙂
    Orang tua selalu menjadi do’a pertamaku O:)

  3. 1 point lagi buat ngumpulin cicilan rumah ibu bapak di surga, memang ga gampang,tapi bisa di lakuin, kalo mau bener2 usaha, setidaknya belum bisa bahagiain ibu bapak di dunia, ngejadiin mereka mulia di akhirat itu sudah amat sangat cukup buat mereka,
    semangat berjuang para saingan pengejar cinta-NYA, jgn mau kalah yah :), hwaiting 🙂

    1. Iya… insyaallah akan ada point2 ilmu berikutnya ya Maw. Benar itu perubahan harus dipaksa biat diri sendiri dan orang lain, terutama keluaga kita.
      Semangat berubah untuk semua ya 😀

      1. apa yang mau di paksa untuk berubah, orng berubahnya, buat jadi orng kaya di surga kok ga mau,
        oiya kak, ada temen aku yang nasipnya kayak cerita di atas, cuma waktu aku nasehatin dy kurng percaya, nah kalo aku rekomendasiin buat cerita sama kakak, boleh ga, bantuin dia juga berubah kak :), aku sayang sama dia 🙂

      2. Ga semua orang itu sepikiran sama kita Maw (Maw kan namanya?. Maaf kalo salah).

        Boleh aja tu. suruh dia cerita di twitter atau ga komen ni blog. 😉

      3. alhamdulillah dia udah ngerti kok kak, sekarng lagi ngejalaninnya, di doain ajalah,,
        iyah nama aku mawada panggil aja maw :),,
        makasih kak

  4. Subhanalloh….
    Semoga kelak segala bentuk kebaikan yg pernah kt lakukan dapat membantu k2 org tua kita menikmati indahnya surga…Aamiin

    Cita-cita mulia

    1. Aamiin Ya Allah… Pasti sangat membantu orangtua kok kalau kita paksakan diri kita untuk berubah lebih baik. Makasi Tita, silakan disebarluaskan 🙂

  5. *tepok jidad (2x)..ini sbnrnya kakaku yg bandel bgt ma ortuku kak,,jd gmn yaak cra nyadariinya,,uda slalu maya bilangin..tp teuteup ajah masi ndak mau nghormatiin ortu..hikzhikz..

    1. Saat manusia ga bisa dinasehati lagi itu, cuma doa dan contohlah jalan terakhir. Dan kasih link ini ke kakaknya Maya hheheh…
      Percaya aja, dari perubahannya Maya, akan berdampak kebaikan bagi semua nya 🙂

  6. Ri paragraf terakhirnya kena bgtt ….ingett segala kesalahan-kesalahan pada kedua orang tua…subhannallah ….tetep istiqomah ya ri buat tulisan tulisannya. Jangan pelit bagi ilmunya . : )

    1. Doakan selalu ya Fha, biar aku pun istiqamah dijalannya Allah. Semua yg kutulis sebenarnya nasihat untuk diriku pribadi. Silakan disebarluaskan Fha. Semoga bermanfaat ya 😊

  7. Semua dosa yg dilakuin ank jg msh ditanggung sm orangtua, ga tega apa liat orangtua udh ngebesarin penuh kesabaran tp klo anaknya bikin dosa,orangtuanya jg yg msh menanggung dosa anaknya 😥 naudzubillah..

  8. Kak, saya kan masih SMA nih saya nya berjilbab cma disekolah kak,sebenernya saya udah punya niat untuk berjilbab sepenuhnya tapi terkadang saya certa dg temen, temen sya AD yang dukung tapi ad juga yang bilang “nanti aja klo udah kuliah” ad juga yang ktwa2 aj dengr saya blng gitu,nah gimana jadinya kak? Mkasih kak 🙂

  9. Iy kak makasih ya, nah kak mau tanya juga nih, sya kan bner lagi insyaallah kuliah kak nah syanya dsrh ortu tuk jadi guru atau jadi bidan kak, nah sedngkn sya nya mau ambl manajemen bsnis at akuntansi kak nah gimana kak syanya harus ikut kata ortu at gimana kak ya,soalnya sya brfkir kan ridho ALLAH kan ridho ortu juga kak, jadi gmna kak ya kalo boleh minta sran, mkasih ya kak seblumnya 🙂

    1. Coba solat tahajud, minta sama Allah dulu buat dipilihkan yg mana yg paling baik. Planingkan tujuan yg ingin dicapai dimasa depan, terus ngbrol2 sambil candaan ma ortu biar ada titik terang :))

  10. “benarkan kalian cintai orangtua kalian dengan sebenar-benarnya cinta?. Kalau begitu berubahlah,,, demi orangtuamu, orangtua yang mengenalkan kita pada dunia.”

    paling suka dgn part ini 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s