Pemanjaan Khusus Orang Beriman

Pada tulisan kali ini aku mencoba menalaah betapa Allah Maha Pemberi nikmat dihidup ini. Sayangnya, nikmat-nikmat indah itu hanya diperuntukkan bagi orang yang beriman kepada-Nya saja. Atau kata lain, hanya orang yang beragama islam-lah yang bisa menikmatinya.

Orang islam itu ya kalau potong kuku saja di hari Jumat, itu pahala baginya. Saat kita mendahulukan kaki kiri dari pada kanan lalu masuk kekamar mandi, itu pahala bagi kita. Saat kita makan menggunakan tangan kanan, ya itu pahala.

Indahnya lagi, selain kuku menjadi bersih, dan Allah suka orang yang bersih, lalu kita memotongnya di hari Jumat, berarti kita telah mendapatkan berlipat-lipat pahala. Atau selain dapatkan kenyang, sebelum makan pakai bismillah, cuci tangan, pakai tangan kanan, sesudahnya hamdalah, coba hitung pahalanya, berlipat-lipat bukan?

Analogi dari pahala itu begini, saat kita menanam pohon, kita manjakan dan baikkan pohon itu, reaksi yang akan kita terima adalah buah-buah yang dihasilkan dari si pohon. Itulah pahala, buah dari kebaikan.

Lalu apakah berpahala itu hanya untuk sesuatu yang memang telah ada dalam sunah-sunah nabi atau firman-Nya?. Tidak, iya tidak. Begini, selagi itu tidak melanggar aturan yang telah Allah buat, lalu kita merefleksikan semuanya ke Allah, ya itu pahala.

Saat kita terjatuh, lalu menyebut nama-Nya, itu pahala. Saat jalan super macet, lalu kita memanfaatkan hitungan angka yang ada pada lampu merah untuk berdzikir, ya itu pahala. Saat kita bernyanyi lalu ada lirik “aku cinta kamu…jangan pergi dari hidupku, atau aku rindu setengah mati…” dan semua lirik yang positif itu kita refleksikan dengan Allah, ya itu pahala.

Atau saat hujan, kita tidak mengeluh, kita rela basah-basahan, lalu protes sembari berdoa pada-Nya, “Allah yang Maha Baik, ni lihat aku basah kuyup, tapi masih saja mengingat-Mu. Coba dalam mobil, pasti tidak akan seperti ini. Perlu disebut biar jelas ya Tuhan?. Aku butuh mobiiiiiillll”. *sambil nangis. hehe. Pahalanya dapat, mobilpun insyaallah dapat.

Sampai segitunya ya Allah memanjakan orang-orang yang beriman. Orang-orang yang merefleksikan, menyandarkan, dan mempercayakan semuanya ke Allah. Subhanallah…

Sayang…seribu kali sayang kalau kita tidak memanfaatkan julukan “orang beriman” itu. Pakailah seperti memakai pakaian, yang pasti kita pakai sehari-hari. Pakailah seperti kita bernafas, yang pasti kita lakukan dikehidupan ini.

Indah ya jadi orang beriman itu…

To know more: Lets follow me on twitter: @orirabowo

Advertisements

One thought on “Pemanjaan Khusus Orang Beriman

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s