Maaf Dunia

Hi dunia. Sudah tak terhitung langkah kaki yang berjalan diatasmu. Baik meliputi semua kebaikan atau keburukan.

Aku diutus oleh rahim yang mengeluarkan untuk merasakan seindah apakah bila kaki ada diatasmu, bila tangan meraba semua titik dibagianmu, dan mengais semua ilmu yang terkandung diperutmu.

Terkadang aku lupa, bahwa aku pernah dalam kehitaman sehingga untuk menjadikan seseorang putih pun aku harus terlilit dalam masa yang lalu. Kebanyakan dari mereka hanya melogikakan tidak ada kepantasan untuk membaikkan semua untuk lebih menjadi suci.

Terkadang aku lupa bahwa aku pernah dalam masa ketidakberartian sehingga kebanyakan dari mereka menyandingkan perumpamaan itu menjadi hal yang buruk dimasa setelah belakangku.

Maaf dunia. Sudah tidak terhitung hal negatif yang kulepaskan dibeberapa titik bagianmu. Sudah terlalu panjang tali hitam yang ku ulurkan sehingga kebanyakan nafas hanya melembutkan kehitaman untuk dihisap, tanpa peduli tentang putih setelahnya.

Dunia. Sampaikan pada pemilik kekalmu, bahwa kupastikan darah hitam itu tidak lagi dan pernah mengalir disekujur tubuhku. Sampaikan maafku kepada kekasih hatinya karena sudah sekian lama aku tak mengindahkan semua penegasannya.

Dunia. Berlaku adil lah untuk jiwa yang mengerut, untuk hati yang meredup. Seandainya mereka memantaskan aku bukan sebagai pembawa perubahan, biarkan, tak mengapa. Biarkan perubahan itu aku terapkan dalam hidup dan kehidupan dari hasil benih dengan dia yang pemilikmu berikan kepada jiwa ini.

_orirabowo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s